Mengenal Sistem Dan Cara Kerja Genset

Mesin Genset – Ketika listrik dari PLN mati mungkin lilin menjadi solusi banyak orang, namun pencahayaan lilin dirasa kurang, kini banyak orang melirik genset sebagai media cadangan jika sewaktu-waktu listrik dari PLN padam.
Lalu apa sebenernya genset itu?  Dan bagaimana cara kerja mesin genet ? Sebelum mengenal genset kita mencoba mengenal  terlebih dahulu generator, alat Generator ialah sebuah mesin yang mampu mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik dgn proses induksi elektromagnetik. Generator ini memperoleh  energi mekanis dari prime mover. Generator arus bolak-balik (AC) popular disebut dgn sebutan alternator. Generator didesain tuk mempu mensuplai tenaga listrik pada saat terjadi gangguan, dimana suplai tersebut digunakan tuk beban prioritas.
Sekarng kita mengenal genset (generator set) sendiri  bagian dari generator. Genset ialah  suatu alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Genset atau sistem generator penyaluran adalah suatu generator listrik yang terdiri dari panel, berenergi solar dan terdapat kincir angin yang ditempatkan pada suatu tempat.
Genset mampu digunakan sebagai sistem cadangan listrik atau “off-grid” (sumber daya yang tergantung atas kebutuhan pemakai).  Genset dipakai oleh rumah sakit dan industri yang menginginkan  sumber listrk yang besar dan relaif stabli,
Generator terpasang satu poros dgn motor diesel, yang biasanya memakai generator sinkron (alternator) pada pembangkitan. Generator sinkron mempunyai dua bagian utama yaitu: sistem medan magnet dan jangkar. Generator ini kapasitasnya besar, medan magnetnya berputar karena terletak pada rotor.
Genset (Generating Set Supply) bekerja 10 detik ketika listrik padam, 10 detik sesudahnya tenaga listrik diswitch ke genset, saat itu lampu bisa nyala kembali. Cara kerja generator genset yang memberikan supply listrik setelah 20 detik ini ditopang oleh AVR (Automatic Voltage Regulator).

Di dalam AVR, ada Mutual Reactor (MT) yaitu semacam trafo jenis CT (Current Transformer) yang menghasilkan arus listrik berdasarkan besaran arus beban yang melaluinya (secara rangkaian seri). Arus listrik yang dihasilkan ini digunakan untuk memperkuat medan magnet pada belitan rotor. Sehingga untuk beban yang besar, arus yang dihasilkan juga besar (rumus: V=IxR, dimana Vp/Vs=Ip/Vp dan P=IxV).

Namun untuk menjaga kestabilan AVR tidak hanya dengan AVR saja, genset juga dilengkapi System Governor untuk menjaga kestabilan RPM (Rotation Power Momentum)nya sehingga bisa dihasilkan frekuensi putaran yang stabil pada saat ada atau tidak ada beban, hal ini bisa dilakukan dengan mengatur supply BBM (biasanya solar) pada generator genset.

Lalu bagaimana ketika listrik nyala?Sebuah switch (biasanya ATS-Automatic Transfer Switch) otomatis mengalihkan power supply dari genset ke PLN. Ini dilakukan tanpa memadamkan lampu sama sekali, sehingga tidak mengganggu kenyamanan konsumen. Dalam 5 detik genset akan mati secara otomatis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s