Pengendalian fauna pengganggu sistem listrik

Di beberapa area tertentu dalam sistem kelistrikan, terkadang menarik perhatian hewan. Untuk mengatasi hal ini kita perlu melakukan langkah pengendalian. Langkah yang bisa diambil dibagi dalam bebarapa pendekatan:

  • Pengendalian makanan (food control) : Jangan menarik perhatian hewan dengan makanan. Pastikan sampah didalam substation selalu tertutup rapat dan kosongkan bak sampah setiap hari.
  • Bahan pembuat sarang (nesting materials): Material berserat disekitar fasilitas listrik kita menarik perhatian hewan untuk bersarang.
  • Hilangkan peluang hewan masuk (entrance removal) : Potong pohon-2 yang memungkinkan hewan melopat ke atap fasilitas. Perhatikan apakah ada benda-2 yagn bersandar yang bisa dipanjat hewan.
  • Penghalang fisik (physical barriers) : jaga agar akses intake dan exhaust vent dari burung (dan menajdi tempat burung bersarang), ular, tikus
  • Pasang pengusir hewan : pengusir ini bisa visual deterrent, sound deterrent dan smell/taste deterrent.Pengusir ini membuat hewan pengganggu berpikir ulang untuk maasuk ke fasilitas listrik kita.

disarikan dari http://ecmweb.com/mro-insider/maintenance/animal-control-mro-insider

 

Tikus adalah musuh umum dalam sistem kelistrikan. Ular, monyet dan satwa pemanjat merupakan musuh tiang-2 transmisi. Lebah merupakan musuh distribution board/papan bagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s